JAKARTA - Wilayah Kabupaten Bandung secara resmi dinilai memiliki potensi energi panas bumi atau geothermal terbaik di dunia, yang kini menjadi daya tarik utama bagi investasi hijau skala besar.
Kekayaan alam yang melimpah ini memicu aliran modal yang sangat signifikan, di mana nilai investasi di sektor energi terbarukan ini diperkirakan mencapai angka Rp 10 triliun setiap tahunnya. Ben Indra Agusta mengungkapkan bahwa optimalisasi potensi geothermal ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi pembangunan daerah di Jawa Barat.
Kualitas Panas Bumi Unggulan di Skala Global
Karakteristik uap panas bumi yang dihasilkan dari perut bumi Kabupaten Bandung memiliki kualitas tekanan dan suhu yang sangat stabil, menjadikannya salah satu yang paling efisien di dunia untuk dikonversi menjadi energi listrik.
Efisiensi Tinggi: Uap panas di wilayah ini memungkinkan turbin pembangkit bekerja secara maksimal dengan gangguan teknis yang minim.
Keunggulan Geologis: Kondisi geologi yang unik di wilayah pegunungan Kabupaten Bandung memberikan cadangan energi yang berkelanjutan untuk jangka panjang.
Pusat Perhatian Dunia: Kualitas ini menempatkan Indonesia, khususnya Jawa Barat, sebagai pemain kunci dalam peta energi terbarukan internasional.
Dampak Investasi Rp 10 Triliun terhadap Ekonomi Daerah
Investasi masif yang masuk ke sektor geothermal ini memberikan efek domino yang positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar proyek.
Pendapatan Daerah: Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui bonus produksi dan pajak sektor pertambangan panas bumi.
Lapangan Kerja: Penyerapan ribuan tenaga kerja lokal, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional pembangkit listrik dalam jangka panjang.
Pembangunan Infrastruktur: Perusahaan pengembang biasanya turut membangun akses jalan dan fasilitas umum sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan di sekitar area kerja.
Transformasi Menuju Energi Bersih dan Berkelanjutan
Pengembangan energi geothermal di Kabupaten Bandung merupakan langkah nyata dalam mendukung target pemerintah pusat untuk mencapai bauran energi terbarukan yang lebih tinggi.
Berbeda dengan energi fosil, panas bumi merupakan sumber energi yang relatif bersih dengan emisi karbon yang sangat rendah, sehingga sangat membantu dalam upaya mitigasi perubahan iklim global. Keberhasilan pengelolaan di wilayah ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia dalam mengelola sumber daya alam secara bijak dan profesional pada tahun 2026 ini.