Liga Inggris

Persaingan Empat Besar Memanas: MU dan Chelsea Kompak Berbagi Poin

Persaingan Empat Besar Memanas: MU dan Chelsea Kompak Berbagi Poin
Persaingan Empat Besar Memanas: MU dan Chelsea Kompak Berbagi Poin

JAKARTA - Drama perebutan tiket Liga Champions di panggung Liga Inggris musim 2025/2026 semakin sulit ditebak. Pekan ke-26 menjadi saksi bagaimana dua raksasa, Manchester United dan Chelsea, harus puas dengan hasil minimal yang membuat posisi mereka di zona elite kian terancam. Alih-alih mengamankan jarak aman dari kejaran para pesaing di bawahnya, kedua tim justru terjebak dalam skenario imbang yang dramatis. Kegagalan meraih poin penuh ini menjadi kabar baik bagi Liverpool yang kini mengintai di posisi keenam dengan potensi memangkas selisih poin secara signifikan.

Laga yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB tersebut mempertontonkan betapa tipisnya batas antara kemenangan dan hasil imbang di kompetisi kasta tertinggi Inggris ini. Manchester United yang bertandang ke markas West Ham harus berjuang hingga detik-detik terakhir, sementara Chelsea yang bermain di depan publik sendiri di Stamford Bridge harus merasakan pahitnya kebangkitan tim tamu. Hasil-hasil ini memastikan bahwa papan atas klasemen tetap membara, memaksa setiap tim untuk tampil sempurna di sisa musim jika tidak ingin terlempar ke kompetisi kasta kedua Eropa.

Drama di Stamford Bridge: Chelsea Gagal Pertahankan Keunggulan

Chelsea sebenarnya memulai laga melawan Leeds United dengan penuh percaya diri. Bermain di kandang sendiri, tim asuhan manajer The Blues ini tampil mendominasi sejak peluit pertama dibunyikan. Efektivitas serangan Chelsea terlihat jelas saat pertandingan memasuki sejam pertama. Joao Pedro dan bintang muda Cole Palmer berhasil membawa Chelsea memimpin dengan skor meyakinkan 2-0. Gemuruh pendukung tuan rumah seolah menandakan bahwa tiga poin sudah berada dalam genggaman.

Namun, Leeds United membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah menyerah. Memasuki sisa waktu pertandingan, tim tamu bangkit secara luar biasa. Lukas Nmecha memperkecil ketertinggalan melalui titik putih penalti, yang kemudian disusul oleh gol penyeimbang dari Noah Okafor. Hasil akhir 2-2 ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea. Hasil imbang ini nyaris membuat Chelsea menyalip Manchester United ke posisi keempat, namun skenario tersebut buyar karena di laga lain MU juga berhasil memaksakan hasil imbang.

Penyelamatan Benjamin Sesko: Manchester United Terhindar dari Kekalahan

Kondisi yang hampir serupa dialami oleh Manchester United saat melawat ke markas West Ham United. Setan Merah sempat berada di ambang kekalahan setelah Tomas Soucek berhasil menjebol gawang MU pada menit ke-50. Selama hampir sepanjang babak kedua, MU kesulitan menembus pertahanan disiplin The Hammers. Jika skor 0-1 bertahan hingga laga usai, posisi MU di empat besar dipastikan akan digusur oleh Chelsea yang memiliki selisih gol lebih baik.

Drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Saat pendukung tuan rumah sudah bersiap merayakan kemenangan, Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan bagi Manchester United. Golnya pada menit ke-96 mengubah skor menjadi 1-1 dan menyelamatkan satu poin berharga bagi tim tamu. Dengan tambahan satu angka ini, Manchester United tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 45 poin, hanya unggul tipis satu angka dari Chelsea yang membuntuti di posisi kelima.

Liverpool Mengintai: Ancaman Nyata bagi Posisi Empat Besar

Hasil imbang yang diraih duo "Biru" dan "Merah" ini membuka pintu lebar-lebar bagi Liverpool untuk masuk kembali ke persaingan empat besar. Sang juara bertahan yang kini menduduki peringkat keenam berpeluang besar memberikan tekanan psikologis yang hebat bagi MU dan Chelsea. Liverpool dijadwalkan akan bertandang ke markas Sunderland pada Kamis dini hari WIB. Jika pasukan Merseyside mampu memetik poin penuh, selisih poin mereka dengan MU akan terpangkas menjadi hanya tiga poin, dan hanya terpaut dua angka dari Chelsea.

Kondisi ini membuat setiap pertandingan di sisa pekan ke-26 menjadi sangat krusial. Konsistensi kini menjadi barang mewah di Liga Inggris, di mana tim-tim papan tengah dan bawah kerap memberikan kejutan yang merugikan tim papan atas. MU dan Chelsea kini tidak memiliki pilihan lain selain memenangkan laga berikutnya sembari berharap para pesaing mereka tersandung.

Krisis Tottenham Hotspur dan Ancaman Zona Degradasi

Di sisi lain klasemen, cerita kontras datang dari London Utara. Tottenham Hotspur semakin terpuruk dan kini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Kekalahan terbaru mereka terjadi saat menjamu Newcastle United di kandang sendiri dengan skor 1-2. Hasil minor ini membuat posisi Tottenham semakin dekat dengan zona degradasi. Ketidakmampuan menjaga konsistensi permainan membuat Spurs kini hanya unggul lima poin dari West Ham United yang menempati posisi ke-18 atau batas atas zona merah.

Situasi ini menjadi alarm keras bagi manajemen Tottenham, mengingat reputasi mereka sebagai salah satu klub "Big Six". Kegagalan meraih poin di kandang sendiri menunjukkan adanya masalah mendalam dalam skuad mereka. Persaingan di papan bawah kini tak kalah sengitnya dengan papan atas, di mana tim-tim seperti West Ham mulai menunjukkan taji untuk merangkak naik dan keluar dari ancaman turun kasta ke divisi Championship.

Menanti Kelanjutan Pekan ke-26: Jadwal Pertandingan Krusial

Laga pekan ke-26 Liga Inggris dipastikan masih akan menyuguhkan banyak drama. Rangkaian pertandingan masih akan terus berlanjut pada Kamis dan Jumat dini hari WIB besok. Selain laga Sunderland vs Liverpool yang menjadi sorotan utama bagi penghuni empat besar, terdapat beberapa laga lain yang akan menentukan peta persaingan di klasemen. Fokus kini tertuju pada sejauh mana tim-tim besar mampu menjaga ritme permainan mereka di tengah jadwal yang padat.

Bagi Manchester United dan Chelsea, hasil imbang pekan ini harus segera dilupakan. Evaluasi lini pertahanan yang kerap lengah di menit-menit akhir menjadi catatan penting bagi kedua manajer. Liga Inggris musim ini membuktikan bahwa tidak ada tim yang benar-benar aman sebelum peluit akhir dibunyikan, dan perebutan tempat di kompetisi tertinggi Eropa akan terus berlangsung hingga pekan terakhir musim ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index