Liga Italia

Dongeng Como di Coppa Italia: Akhiri Penantian 40 Tahun Menuju Semifinal

Dongeng Como di Coppa Italia: Akhiri Penantian 40 Tahun Menuju Semifinal
Dongeng Como di Coppa Italia: Akhiri Penantian 40 Tahun Menuju Semifinal

JAKARTA - Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru dalam kancah sepak bola Italia. Como, tim yang selama ini dianggap sebagai kuda hitam, secara heroik berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal Coppa Italia 2025/2026. Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan biasa; ini adalah pencapaian monumental bagi klub asuhan Cesc Fabregas yang telah menanti selama empat dekade atau 40 tahun lamanya untuk bisa kembali mencicipi atmosfer empat besar turnamen bergengsi ini.

Kemenangan dramatis atas Napoli pada Rabu dini hari WIB membuktikan bahwa investasi dan visi besar yang dibangun Como mulai membuahkan hasil nyata. Di hadapan ribuan pendukung fanatik tuan rumah, Como menunjukkan mentalitas baja. Mereka tidak gentar menghadapi nama besar Napoli, justru tampil dengan efisiensi tinggi yang memaksa pertandingan harus ditentukan hingga penendang kedelapan di babak adu penalti. Dongeng Como kini resmi berlanjut ke babak semifinal, membawa mereka selangkah lebih dekat menuju trofi juara.

Pertempuran Sengit di Naples: Drama Penalti Martin Baturina dan Vergara

Duel perempat final antara Napoli dan Como berlangsung sesuai ekspektasi publik: keras, ketat, dan penuh taktik. Como menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata dengan mengambil inisiatif serangan lebih awal. Gol pembuka akhirnya lahir di menit ke-39 setelah Martin Baturina dengan tenang mengeksekusi hadiah penalti, membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Napoli yang tak ingin dipermalukan di kandang sendiri langsung tancap gas. Tekanan bertubi-tubi dari skuat Partenopei membuahkan hasil melalui aksi Antonio Vergara yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Sesuai regulasi musim ini, laga langsung dilanjutkan ke drama adu penalti tanpa melalui babak tambahan waktu (extra time), yang semakin menambah ketegangan di lapangan.

Adu Penalti Berdarah: Kegigihan Jean Butez dan Kelolosan Bersejarah

Babak adu penalti menjadi panggung bagi kiper Como, Jean Butez. Dalam situasi yang sangat menekan, kedua tim saling berbalas gol hingga mengirimkan delapan penendang. Dari delapan eksekutor tersebut, Como hanya mencatatkan satu kegagalan. Di sisi lain, Napoli harus meratapi nasib setelah dua penendang mereka gagal menaklukkan Butez atau menemui sasaran. Skor penalti berakhir 7-6 untuk kemenangan Como.

Kiper Jean Butez segera menjadi pusat perayaan rekan setimnya di tengah lapangan Stadio Diego Armando Maradona. Kemenangan ini secara otomatis membawa Como ke babak semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya sejak 40 tahun terakhir. Skuad racikan Fabregas ini pun kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara musim ini, bersaing dengan raksasa-raksasa Italia lainnya yang sudah lebih dulu mengamankan posisi.

Inter Milan dan Kejutan Atalanta di Jajaran Empat Besar

Como bukan satu-satunya tim yang tampil mengesankan. Mereka menyusul jejak Inter Milan yang sudah lebih dulu memastikan diri lolos ke semifinal pada pekan lalu. Inter berhasil menyingkirkan Torino dengan kemenangan meyakinkan 2-1 di Monza. Keberhasilan Andy Diouf dan kawan-kawan menjadikan I Nerazzurri sebagai tim pertama yang memegang tiket semifinal, menegaskan ambisi mereka untuk mengawinkan gelar liga dengan piala domestik.

Kejutan besar lainnya terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, ketika Atalanta berhasil mempecundangi Juventus. Tidak tanggung-tanggung, La Dea melumat Si Nyonya Tua dengan skor telak 3-0. Kekalahan memalukan Juventus ini diwarnai dengan pengakuan jujur dari bek mereka, Bremer, yang menyatakan bahwa wasit sudah menjalankan aturan dengan benar terkait penalti yang didapat Atalanta. Skor telak tersebut menjadi bukti bahwa Atalanta adalah kekuatan yang sangat patut diwaspadai di semifinal nanti.

Menanti Tim Terakhir: Duel Panas Bologna vs Lazio

Dengan lolosnya Inter Milan, Atalanta, dan Como, kini hanya tersisa satu slot kosong di babak semifinal. Kursi terakhir tersebut akan diperebutkan dalam pertandingan yang diprediksi tidak kalah panas antara Bologna melawan Lazio. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 besok. Pemenang dari laga ini akan melengkapi kuartet tim terbaik yang akan bertarung di fase semifinal Coppa Italia 2025/2026.

Dunia sepak bola Italia kini menanti apakah Lazio akan mampu menyusul tim-tim unggulan lainnya, ataukah Bologna yang akan memberikan kejutan berikutnya. Yang pasti, kehadiran Como di semifinal telah memberikan warna baru dan membuktikan bahwa dominasi tim-tim tradisional Italia kini mulai mendapatkan tantangan serius dari kekuatan-kekuatan baru yang tengah bangkit.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index