JAKARTA - Penyakit lambung atau yang dikenal dengan istilah Gerd ternyata dapat memberikan dampak yang sangat serius bagi kesehatan anak.
Kondisi gangguan pencernaan ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja melainkan juga dapat menghambat proses tumbuh kembang buah hati secara signifikan.
Orang tua perlu mewaspadai gejala sekecil apa pun yang ditunjukkan oleh anak agar penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin oleh dokter spesialis.
Bahaya Gerd Terhadap Pola Makan Dan Nutrisi Anak
Anak yang menderita penyakit ini biasanya akan mengalami rasa tidak nyaman yang luar biasa pada bagian kerongkongan setiap kali mereka selesai makan.
Rasa perih dan mual yang muncul secara terus-menerus sering kali membuat sang anak menjadi trauma dan takut untuk mengonsumsi makanan yang diberikan.
Kondisi tersebut jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan asupan nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh menjadi tidak terpenuhi dengan baik sekali.
Dampak Buruk Gangguan Lambung Pada Tumbuh Kembang Fisik
Gangguan penyerapan nutrisi akibat penyakit lambung ini secara otomatis akan berpengaruh langsung pada berat badan serta tinggi badan sang anak tersebut.
Anak-anak yang menderita Gerd kronis cenderung memiliki postur tubuh yang lebih kecil atau lebih pendek dibandingkan dengan teman-teman sebaya mereka yang sehat.
Selain masalah fisik kekurangan nutrisi yang dialami oleh tubuh juga dapat memengaruhi perkembangan fungsi otak serta kemampuan kognitif anak dalam belajar sehari-hari.
Gangguan Tidur Akibat Asam Lambung Yang Meningkat Drastis
Gejala Gerd sering kali memburuk pada malam hari saat anak sedang dalam posisi berbaring sehingga menyebabkan mereka sering terbangun di tengah malam.
Kualitas tidur yang buruk akibat rasa sesak atau nyeri di dada akan membuat anak merasa kelelahan dan menjadi lebih rewel di siang hari.
Padahal waktu tidur yang cukup sangat krusial bagi pelepasan hormon pertumbuhan yang berperan penting dalam proses regenerasi sel-sel tubuh pada masa kanak-kanak.
Risiko Kerusakan Permanen Pada Saluran Pernapasan Dan Kerongkongan
Asam lambung yang naik hingga ke area tenggorokan dapat memicu iritasi kronis yang berisiko menyebabkan luka atau peradangan pada bagian dinding esofagus.
Selain itu anak juga berisiko mengalami masalah pernapasan seperti batuk kronis atau gejala asma karena adanya cairan asam yang masuk ke paru-paru.
Penanganan yang tepat melalui perubahan pola makan dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi yang lebih berat bagi masa depan anak.
Pentingnya Deteksi Dini Dan Konsultasi Medis Secara Rutin
Orang tua sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak jika melihat adanya gejala muntah yang sering atau kesulitan menelan pada sang buah hati.
Diagnosis yang tepat pada waktu yang tepat akan sangat membantu dalam merancang program terapi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing anak.
Kesadaran akan bahaya penyakit pencernaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia menuju masa depan yang jauh lebih sehat lagi.