JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk secara membanggakan berhasil mengantongi sertifikasi berstandar internasional dalam bidang manajemen privasi informasi serta keamanan penerapan sistem kecerdasan buatan.
Pencapaian ini mencakup sertifikasi ISO 27701 terkait sistem manajemen privasi informasi dan ISO 42001 yang mengatur standar global mengenai tata kelola sistem berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Langkah strategis tersebut membuktikan komitmen perseroan dalam menjaga kerahasiaan data nasabah sekaligus memastikan bahwa pemanfaatan teknologi mutakhir dilakukan dengan prinsip etika yang sangat tinggi.
BCA menjadi salah satu lembaga keuangan pertama di Indonesia yang secara konsisten melakukan standarisasi operasional teknologi digitalnya demi menyamai standar keamanan dan privasi kelas dunia saat ini.
Komitmen Kuat Menjaga Keamanan Privasi Data Nasabah Setia
Perolehan sertifikasi ISO 27701 menunjukkan bahwa sistem perlindungan data yang diterapkan oleh BCA telah memenuhi kriteria ketat yang berlaku secara global dalam mengelola risiko privasi informasi.
Nasabah kini dapat merasa lebih tenang karena setiap data pribadi yang dikelola oleh bank diproses melalui prosedur pengamanan yang berlapis serta diaudit secara berkala oleh lembaga eksternal.
Penerapan standar ini juga merupakan bentuk kepatuhan penuh perseroan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang menjadi fokus utama dalam ekosistem keuangan digital yang semakin berkembang pesat.
Inovasi Kecerdasan Buatan Dengan Tata Kelola Yang Bertanggung Jawab
Di sisi lain, sertifikasi ISO 42001 yang diterima oleh BCA menegaskan bahwa pengembangan teknologi kecerdasan buatan di dalam internal perusahaan dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan sepenuhnya.
Teknologi AI yang digunakan untuk meningkatkan layanan pelanggan dan efisiensi operasional bank dipastikan memiliki mitigasi risiko yang matang agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi para pengguna jasa.
Hal ini mencerminkan visi perusahaan untuk tidak hanya menjadi yang terdepan dalam hal inovasi teknologi, tetapi juga menjadi pemimpin dalam penerapan etika digital di sektor finansial.
Transformasi Digital Berkelanjutan Demi Peningkatan Kualitas Layanan Perbankan
Direktur BCA menegaskan bahwa perolehan kedua sertifikasi internasional ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital perusahaan yang terus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten dari waktu ke waktu.
Inovasi yang dihadirkan selalu mengedepankan aspek keamanan sebagai prioritas utama karena kepercayaan nasabah adalah aset yang paling berharga bagi kelangsungan bisnis perbankan dalam jangka panjang nanti.
Investasi besar dalam bidang keamanan siber dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi menjadi kunci utama di balik keberhasilan perusahaan meraih pengakuan bergengsi dunia ini.
Memperkuat Posisi Indonesia Dalam Persaingan Keuangan Digital Global
Dengan standar internasional yang telah diraih, BCA semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi keuangan yang kompetitif dan siap bersaing di tengah arus globalisasi ekonomi digital yang kian menantang.
Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri perbankan lainnya di Indonesia untuk terus meningkatkan standar keamanan dan privasi data demi perlindungan masyarakat luas.
Keseriusan dalam mengelola teknologi AI dan privasi data ini adalah langkah nyata dalam mendukung percepatan inklusi keuangan nasional yang aman, nyaman, serta dapat diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Penerimaan sertifikat prestisius ini diumumkan secara resmi pada Rabu 11 Februari 2026 sebagai tonggak sejarah baru bagi industri perbankan nasional dalam mengadopsi standar teknologi internasional yang paling mutakhir.
BCA terus berupaya memberikan pengalaman bertransaksi yang paling aman melalui penyediaan infrastruktur digital yang tangguh dan selalu diperbarui sesuai dengan dinamika ancaman siber yang terus berkembang di dunia global.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa perbankan Indonesia mampu berdiri sejajar dengan institusi keuangan global dalam hal penerapan tata kelola data dan teknologi masa depan yang canggih serta sangat aman.