Strategi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi Dan Diversifikasi Ekspor Guna Menjaga Neraca Transaksi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00:04 WIB
Strategi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi Dan Diversifikasi Ekspor Guna Menjaga Neraca Transaksi

JAKARTA - Bank Indonesia menekankan pentingnya percepatan program hilirisasi industri serta perluasan diversifikasi komoditas ekspor untuk memperkuat ketahanan neraca transaksi berjalan nasional secara berkelanjutan.

Langkah strategis ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang sangat krusial dalam mengurangi ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap fluktuasi harga komoditas mentah di pasar global saat ini.

Gubernur Bank Indonesia menyatakan bahwa transformasi struktur ekonomi melalui peningkatan nilai tambah produk dalam negeri akan memberikan dampak positif bagi stabilitas nilai tukar rupiah kedepannya.

Sinergi antara kebijakan moneter dan sektor riil terus diperkuat guna memastikan bahwa devisa hasil ekspor dapat terserap secara optimal untuk memperkuat cadangan devisa negara kita.

Optimalisasi Nilai Tambah Melalui Transformasi Sektor Industri Pengolahan

Hilirisasi industri dipandang mampu mengubah posisi Indonesia dari sekadar penyedia bahan baku menjadi produsen barang jadi yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi di kancah internasional.

Dengan mengolah sumber daya alam di dalam negeri, pemerintah dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan penerimaan negara melalui pajak serta royalti yang jauh lebih besar.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui kebijakan makroprudensial yang akomodatif guna mempermudah akses pembiayaan bagi perusahaan-perusahaan yang fokus pada pengembangan industri hilir yang bersifat produktif.

Diversifikasi Pasar Dan Produk Ekspor Unggulan Di Pasar Internasional

Selain fokus pada hilirisasi, diversifikasi negara tujuan ekspor juga menjadi prioritas utama untuk memitigasi risiko penurunan permintaan dari negara-negara mitra dagang tradisional yang sedang mengalami perlambatan ekonomi.

Pemerintah dan bank sentral terus mendorong para pelaku usaha untuk mengeksplorasi pasar nontradisional di wilayah Afrika, Asia Selatan, serta Amerika Latin yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi sangat pesat.

Pengembangan produk ekspor manufaktur yang berbasis teknologi tinggi diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru dalam meningkatkan daya saing global Indonesia di tengah kompetisi perdagangan dunia yang semakin ketat.

Peran OJK Dalam Mendukung Pembiayaan Hijau Bagi Sektor Industri

Dalam proses transformasi ekonomi ini, dukungan dari pihak OJK menjadi sangat penting terutama dalam mengarahkan aliran kredit perbankan menuju proyek-proyek industri yang ramah lingkungan dan sangat berkelanjutan.

OJK secara konsisten menyusun regulasi yang mendorong lembaga keuangan untuk memberikan insentif khusus bagi perusahaan yang menerapkan praktik ekonomi hijau dalam proses hilirisasi yang mereka jalankan saat ini.

Koordinasi antara regulator keuangan ini memastikan bahwa ekspansi industri tetap berjalan selaras dengan komitmen global Indonesia dalam mengurangi emisi karbon sekaligus menjaga kelestarian ekosistem lingkungan hidup nasional.

Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Penguatan Struktur Neraca Pembayaran

Penguatan neraca transaksi berjalan yang didukung oleh ekspor bernilai tambah tinggi akan membuat fondasi ekonomi Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi berbagai guncangan eksternal yang tidak terduga sebelumnya.

Surplus perdagangan yang stabil diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan investasi lebih besar pada pembangunan infrastruktur digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Keyakinan investor terhadap pasar keuangan domestik diprediksi akan terus meningkat seiring dengan membaiknya profil risiko ekonomi nasional yang didukung oleh transformasi struktur industri yang jauh lebih modern.

Pemaparan mengenai arah kebijakan strategis ini disampaikan secara komprehensif pada Rabu 11 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi ekonomi masyarakat luas mengenai kebijakan fiskal.

Seluruh elemen bangsa diharapkan dapat mendukung penuh program hilirisasi ini karena merupakan jalan utama menuju Indonesia Emas yang memiliki kemandirian ekonomi serta kesejahteraan rakyat yang lebih merata.

Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan dinamika global secara cermat untuk memastikan bahwa setiap langkah kebijakan yang diambil selalu memberikan manfaat maksimal bagi stabilitas ekonomi nasional kita.

Terkini