KAI Logistik

KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Jawa Perkuat Angkutan Lebaran 2026

KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Jawa Perkuat Angkutan Lebaran 2026
KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Jawa Perkuat Angkutan Lebaran 2026

JAKARTA — Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, kesiapan sarana perkeretaapian menjadi salah satu faktor krusial dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. 

Untuk mendukung operasional tersebut, KAI Logistik mengambil peran strategis dengan mengirimkan belasan lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada kereta api menghadapi lonjakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran.

Pengiriman lokomotif tersebut merupakan bentuk dukungan KAI Logistik sebagai anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memperkuat ekosistem perkeretaapian nasional. Melalui layanan logistik khusus yang dimilikinya, perusahaan memastikan distribusi sarana perkeretaapian bernilai tinggi dapat dilakukan secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar operasional yang ketat.

Dukungan Operasional Angkutan Lebaran 2026

KAI Logistik mengirimkan sebanyak 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa untuk mendukung operasional kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. Pengiriman ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh guna memastikan ketersediaan sarana traksi yang memadai di wilayah dengan tingkat pergerakan penumpang tertinggi.

Lokomotif yang dikirim merupakan tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton, di mana setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton. Seluruh proses pengiriman dilakukan secara bertahap dengan perencanaan teknis yang matang serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi, mengingat karakteristik muatan yang masuk dalam kategori heavy cargo.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan bahwa pengiriman ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran yang andal dan berkelanjutan. Menurutnya, kesiapan sarana perkeretaapian menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat pada periode dengan tingkat permintaan tinggi.

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya.

Skema Pengiriman Heavy Cargo Terintegrasi

Pengiriman 12 lokomotif ini dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics. Layanan tersebut secara khusus memiliki kapabilitas dalam menangani pengiriman logistik dengan muatan besar dan bernilai tinggi, termasuk sarana perkeretaapian.

Distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026 dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta. Seluruh tahapan pengiriman dirancang agar selaras dengan kebutuhan operasional KAI, termasuk pengaturan jadwal dan kesiapan infrastruktur pendukung.

“Distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien,” lanjut Fahdel.

Perencanaan ini tidak hanya mempertimbangkan aspek waktu, tetapi juga faktor keselamatan dan keandalan, mengingat lokomotif merupakan aset vital dalam operasional perkeretaapian nasional.

Pemanfaatan Skema Angkutan Multimoda

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik memiliki fleksibilitas dalam mengintegrasikan berbagai moda transportasi selama proses distribusi. Skema multimoda ini memungkinkan perusahaan memilih moda paling efektif dan aman sesuai kebutuhan pengiriman.

Dalam pengiriman lokomotif, KAI Logistik memadukan penggunaan kereta api dan moda darat. Pengangkutan dilakukan dengan memanfaatkan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle yang dirancang khusus untuk mengangkut muatan berat. Pendekatan ini memastikan proses distribusi berjalan lancar sekaligus menjaga standar keselamatan di setiap tahap pengiriman.

Kemampuan mengelola skema multimoda juga menjadi nilai tambah KAI Logistik dalam menangani pengiriman logistik kompleks, terutama untuk kebutuhan strategis nasional seperti sarana perkeretaapian.

Rekam Jejak dan Kepercayaan Berkelanjutan

Pengiriman 12 lokomotif ini melanjutkan rekam jejak positif KAI Logistik dalam mendukung distribusi sarana perkeretaapian. Sebelumnya, perusahaan juga berkontribusi dalam pengiriman tujuh lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Kepercayaan yang terus diberikan kepada KAI Logistik menunjukkan kapabilitas perusahaan dalam menangani pengiriman aset bernilai tinggi secara profesional dan terintegrasi. Hal ini sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik sebagai bagian penting dalam ekosistem perkeretaapian nasional.

“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tambah Fahdel.

Pengawasan Ketat dan Mitigasi Risiko

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman. Tim ini bertugas memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur serta meminimalkan potensi risiko selama distribusi.

Seluruh pengiriman dilindungi oleh asuransi sebagai langkah mitigasi terhadap risiko kerusakan atau kehilangan barang bernilai tinggi. Selain itu, mekanisme joint inspection dilakukan baik pada saat keberangkatan maupun penerimaan untuk memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar yang ditetapkan.

Fahdel menegaskan, sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index