KRL

Jadwal dan Tarif KRL Solo-Jogja 2026, Mudah dan Terjangkau

Jadwal dan Tarif KRL Solo-Jogja 2026, Mudah dan Terjangkau
Jadwal dan Tarif KRL Solo-Jogja 2026, Mudah dan Terjangkau

JAKARTA - KRL Solo-Jogja kembali menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antara Solo dan Yogyakarta. 

Layanan kereta api listrik ini menawarkan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp8.000 per perjalanan, dengan waktu tempuh yang relatif singkat, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang membutuhkan transportasi cepat dan nyaman. 

Selain itu, KRL Solo-Jogja juga menjadi solusi yang ramah lingkungan serta efisien untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang kerap menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Pada Senin, 23 Februari 2026, KRL Solo–Jogja kembali mengoperasikan layanan dengan jadwal yang tersebar sepanjang hari. Keberangkatannya dimulai dari Stasiun Palur, Solo, dan melintasi sejumlah stasiun strategis lainnya seperti Stasiun Solo Balapan, Purwosari, Ceper, Klaten, hingga Stasiun Tugu Yogyakarta. 

Jalur ini menjadi salah satu yang tersibuk karena menghubungkan dua kota besar yang memiliki pusat pendidikan, ekonomi, serta pariwisata yang pesat.

Mengapa KRL Solo-Jogja Menjadi Pilihan Utama?

KRL Solo–Jogja telah menjadi moda transportasi yang sangat diandalkan, terutama bagi warga Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan tarif yang tetap terjangkau dan waktu tempuh yang cepat, layanan ini mempermudah perjalanan antara dua kota besar tersebut.

Layanan KRL ini memiliki banyak keunggulan, terutama dalam hal efisiensi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi yang sering terjebak dalam kemacetan parah, KRL menawarkan kenyamanan dengan perjalanan yang lebih teratur dan cepat. Selain itu, fasilitas ini turut mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara dan kemacetan lalu lintas, yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Dengan keberadaannya, KRL Solo-Jogja berperan penting dalam mobilitas masyarakat, baik untuk pelajar, pekerja, maupun wisatawan. Sistem transportasi berbasis rel ini semakin memperkuat posisi Solo dan Yogyakarta sebagai dua kota yang terhubung secara efisien melalui moda transportasi yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Jadwal KRL Solo–Jogja yang Teratur Sepanjang Hari

Jadwal KRL Solo–Jogja pada 23 Februari 2026 sangat teratur, dengan keberangkatan dimulai dari Stasiun Palur dan diakhiri di Stasiun Tugu Yogyakarta. 

Dengan jadwal yang tersebar sepanjang hari, penumpang dapat memilih waktu keberangkatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk perjalanan pagi, siang, maupun malam.

Berikut adalah jadwal KRL Solo–Jogja untuk 23 Februari 2026:

Stasiun Palur:

05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, 20.42 WIB

Stasiun Jebres:

05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, 20.48 WIB

Stasiun Solo Balapan:

05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIB

Stasiun Purwosari:

05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 10.57 WIB, 11.24 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, 20.59 WIB

Stasiun Ceper:

05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, 21.19 WIB

Stasiun Klaten:

05.48 WIB, 06.53 WIB, 08.02 WIB, 09.55 WIB, 11.26 WIB, 13.38 WIB, 14.29 WIB, 16.23 WIB, 17.21 WIB, 18.53 WIB, 20.36 WIB, 21.28 WIB

Tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta:

06.23 WIB, 07.29 WIB, 08.39 WIB, 10.27 WIB, 11.59 WIB, 14.12 WIB, 15.06 WIB, 16.56 WIB, 17.55 WIB, 19.25 WIB, 21.09 WIB, 22.01 WIB

Dengan jadwal yang konsisten sepanjang hari dan tarif yang tetap Rp8.000, KRL Solo–Jogja terus memperkuat posisinya sebagai moda transportasi utama untuk warga Solo dan Yogyakarta. Layanan ini menjadi tulang punggung mobilitas harian bagi pekerja, pelajar, serta wisatawan, terutama pada awal pekan saat aktivitas masyarakat meningkat.

Manfaat KRL Solo-Jogja untuk Lingkungan dan Masyarakat

Selain tarif yang terjangkau, KRL Solo–Jogja juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, penggunaan KRL secara masif dapat mengurangi kemacetan serta emisi polusi yang sering terjadi di jalan-jalan utama Solo dan Yogyakarta.

Layanan KRL ini juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin bepergian tanpa harus mengkhawatirkan masalah parkir atau kemacetan. Tidak hanya itu, kehadiran KRL juga membuka akses bagi lebih banyak orang untuk mengunjungi tempat-tempat penting di kedua kota tersebut, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, atau pariwisata.

Dengan semakin berkembangnya jaringan transportasi berbasis rel, diharapkan KRL Solo-Jogja akan terus memberikan kontribusi positif untuk kelancaran mobilitas masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan bebas polusi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index