Bursa

Kebijakan Bursa Terbaru: Suspensi LION, STAR, IBOS, dan ENZO Resmi Dicabut

Kebijakan Bursa Terbaru: Suspensi LION, STAR, IBOS, dan ENZO Resmi Dicabut
Kebijakan Bursa Terbaru: Suspensi LION, STAR, IBOS, dan ENZO Resmi Dicabut

JAKARTA - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengakhiri masa penghentian sementara perdagangan bagi empat emiten yang sempat menjadi perhatian publik akibat volatilitas harga yang ekstrem. Keempat emiten tersebut adalah PT Lion Metal Works Tbk. (LION), PT Buana Artha Anugerah Tbk. (STAR), PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS), dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO). Langkah ini diambil setelah pihak Bursa melakukan evaluasi mendalam terhadap pergerakan harga saham-saham tersebut guna memastikan integritas pasar tetap terjaga.

Meskipun akses perdagangan telah dipulihkan, kembalinya emiten-emiten ini ke lantai Bursa membawa skenario yang berbeda bagi para investor. Sebagian besar dari emiten tersebut kini harus beroperasi di bawah pengawasan yang lebih ketat melalui mekanisme perdagangan yang khusus. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas masa suspensi yang telah berlangsung selama beberapa hari perdagangan berturut-turut, sekaligus sebagai instrumen perlindungan bagi para pelaku pasar modal.

Langkah Bursa Menetapkan Mekanisme Full Call Auction (FCA)

Dalam pengumuman resminya, pihak Bursa menetapkan bahwa perdagangan saham STAR, IBOS, dan ENZO kini dialihkan ke Papan Pemantauan Khusus. Dampaknya, ketiga saham tersebut tidak lagi diperdagangkan dengan sistem reguler, melainkan menggunakan mekanisme Full Call Auction (FCA). Ketentuan ini diberlakukan karena masa suspensi yang dialami ketiga emiten tersebut telah melampaui satu hari bursa secara beruntun.

Mekanisme FCA ini menuntut kewaspadaan lebih dari para investor, karena harga ditentukan melalui pengumpulan pesanan dalam periode tertentu, bukan secara terus-menerus. Strategi ini diharapkan dapat meredam lonjakan atau kejatuhan harga yang tidak rasional, memberikan waktu bagi pasar untuk mencerna informasi fundamental perusahaan sebelum melakukan transaksi jual maupun beli di sistem Bursa.

Koreksi Tajam Saham IBOS dan ENZO di Sesi Pembukaan Bursa

Sebelum intervensi Bursa, saham IBOS mencatatkan performa luar biasa dengan lonjakan hingga 118,84% dalam sebulan, yang memicu suspensi sejak 23 Januari. Namun, setelah perdagangan dibuka kembali pada Rabu, tren positif tersebut langsung terpatahkan. Harga saham IBOS terpantau anjlok 9,93% ke level Rp136. Situasi ini menunjukkan adanya aksi pelepasan aset oleh investor setelah harga sempat tertahan lama.

Kondisi serupa dialami oleh ENZO yang sempat meroket 151,11% sebelum akhirnya dibekukan Bursa pada 27 Januari. Begitu suspensi dicabut pagi ini, saham ENZO langsung terkoreksi tajam sebesar 9,73% menuju posisi Rp102. Fenomena ini menggarisbawahi risiko investasi pada saham-saham dengan volatilitas tinggi, di mana periode "pendinginan" oleh Bursa seringkali diikuti dengan penyesuaian harga ke level yang lebih rendah.

Anomali Saham STAR dan Efektivitas Suspensi Satu Hari LION

Berbeda dengan mayoritas rekannya, saham STAR justru menunjukkan anomali dengan melanjutkan penguatan meski telah masuk dalam papan pemantauan khusus. Setelah sebelumnya melesat 84,83% secara bulanan hingga disuspensi pada 29 Januari, pagi ini saham STAR kembali naik 9,62% ke level Rp855. Hal ini mengindikasikan bahwa minat pasar terhadap STAR tetap kuat meskipun sistem perdagangan telah diubah oleh pihak Bursa.

Sementara itu, saham LION hanya menjalani masa suspensi singkat selama satu hari bursa pada Selasa. Sebelumnya, LION sempat mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 71,50% dalam sepekan. Namun, begitu kembali ke pasar reguler hari ini, harga sahamnya langsung terkoreksi 7,04% ke level Rp660. Langkah Bursa yang hanya memberikan suspensi singkat terbukti cukup untuk memicu evaluasi pasar secara cepat terhadap emiten pengolah logam tersebut.

Pernyataan Resmi Bursa dan Imbauan bagi Pelaku Pasar

Pihak Bursa Efek Indonesia secara tegas menyatakan bahwa pencabutan suspensi ini dilakukan demi kepentingan perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien. "Berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham LION, STAR, IBOS dan ENZO di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 11 Februari 2026," tulis pihak Bursa dalam keterangan resminya.

Melalui normalisasi ini, Bursa mengingatkan agar para investor selalu bersikap rasional dan teliti dalam menanggapi keterbukaan informasi emiten. Penggunaan mekanisme FCA pada sebagian saham tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem investasi yang lebih sehat. Pelaku pasar diharapkan terus memantau setiap perkembangan regulasi dan pengumuman yang dikeluarkan oleh pihak Bursa untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index