KAI

Antusiasme Pemudik Tinggi, 793.681 Tiket KAI Ludes Dalam Waktu Singkat

Antusiasme Pemudik Tinggi, 793.681 Tiket KAI Ludes Dalam Waktu Singkat
Antusiasme Pemudik Tinggi, 793.681 Tiket KAI Ludes Dalam Waktu Singkat

JAKARTA - Minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 793.681 tiket kereta api reguler telah dipesan untuk periode keberangkatan 11–26 Maret 2026. Hal ini menandai antusiasme masyarakat dalam merencanakan mudik lebih awal dan terorganisir.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa skema penjualan bertahap H-45 memungkinkan pelanggan merencanakan perjalanan dengan lebih leluasa. 

Masyarakat dapat memilih tanggal perjalanan sesuai kebutuhan, sehingga distribusi arus mudik tersebar merata. Skema ini juga mendukung pengelolaan penumpang agar tidak terkonsentrasi pada tanggal tertentu.

Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat menyesuaikan waktu keberangkatan mereka. Penjualan tiket tetap berlangsung dan akan terus bertambah seiring dibukanya pemesanan sesuai skema H-45. Strategi ini juga membantu KAI mengatur kapasitas agar perjalanan tetap nyaman dan aman.

Skema Penjualan Bertahap dan Pilihan Tanggal

Penerapan penjualan bertahap memberi ruang bagi masyarakat untuk menyusun rencana mudik dan libur Lebaran secara lebih fleksibel. Sistem ini memudahkan pelanggan menyesuaikan jadwal perjalanan. Hal ini penting agar kepadatan penumpang tidak menumpuk pada satu tanggal tertentu.

Berdasarkan data pemesanan sementara, tanggal keberangkatan dengan volume tiket tertinggi yaitu 24 Maret 2026 dengan 67.859 tiket. Berikutnya 23 Maret dengan 67.043 tiket, 19 Maret 65.513 tiket, dan 18 Maret 63.300 tiket. Informasi ini membantu masyarakat dalam memilih waktu keberangkatan agar perjalanan lebih nyaman.

Skema H-45 memungkinkan perencanaan perjalanan lebih matang. Masyarakat dapat melihat ketersediaan tiket di berbagai tanggal dan menyesuaikan kebutuhan liburan. Dengan begitu, arus mudik dan balik lebih terdistribusi merata di seluruh periode perjalanan.

Relasi Favorit Penumpang dan Pola Perjalanan

KAI mencatat relasi perjalanan favorit sementara bagi penumpang selama masa mudik Lebaran. Jalur Gambir – Yogyakarta menjadi yang paling diminati dengan 11.567 pelanggan. Selanjutnya, Gambir – Semarang Tawang dipilih 10.143 pelanggan, sedangkan Pasarsenen – Lempuyangan sebanyak 8.211 pelanggan.

Rute lain yang diminati meliputi Gambir – Purwokerto 7.387 pelanggan, Pasarsenen – Kutoarjo 7.221 pelanggan, dan Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi 6.502 pelanggan. Jalur Pasarsenen – Purwokerto terpilih 6.482 pelanggan, diikuti Gambir – Surabaya Pasar Turi 6.273 pelanggan. Yogyakarta – Gambir mencatat 6.220 pelanggan, menjadi salah satu rute penting untuk arus balik.

Pemantauan relasi favorit membantu KAI dalam mengatur operasional. Informasi ini digunakan untuk menyesuaikan jumlah kereta tambahan dan fasilitas pendukung. Pendekatan ini bertujuan memberikan pelayanan optimal dan meminimalkan gangguan perjalanan bagi penumpang.

Langkah Operasional dan Layanan Optimal

KAI menyiapkan langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Rencana pengoperasian kereta api tambahan tengah dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan sesuai kesiapan operasional. Pemeriksaan sarana perkeretaapian dilakukan secara berkala agar layanan berjalan optimal.

Sistem ticketing dijalankan secara transparan dan terkontrol. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama. Proses boarding didukung teknologi face recognition dan pembatasan transaksi per kode booking agar tiket digunakan oleh pelanggan yang berhak.

KAI juga menerapkan pengaturan khusus untuk pemesanan tiket rombongan. Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10% dari total kapasitas tempat duduk. Prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah dan berbagai instansi.

Optimalisasi Pengalaman Penumpang dan Keamanan

Pengaturan pemesanan bertahap dan teknologi boarding membantu meningkatkan kenyamanan penumpang. Sistem ini meminimalkan antrean panjang di stasiun. Dengan pemantauan yang cermat, KAI memastikan setiap perjalanan berjalan lancar dan aman.

Selain itu, penyediaan informasi terkait ketersediaan tiket dan relasi favorit memudahkan perencanaan perjalanan. Penumpang dapat memilih rute dan tanggal yang sesuai kebutuhan. Strategi ini meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus menjaga kelancaran arus mudik.

Langkah-langkah operasional dan layanan optimal ini mencerminkan kesiapan KAI menghadapi masa mudik Lebaran. Penumpang dapat merencanakan perjalanan lebih nyaman, aman, dan efisien. 793.681 Tiket KAI untuk Mudik Lebaran Ludes Terjual menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat pada transportasi kereta api.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index