Pertandingan Laga Hidup Mati Livin Mandiri di Ujung Musim Proliga 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:30:59 WIB
Pertandingan Laga Hidup Mati Livin Mandiri di Ujung Musim Proliga 2026

JAKARTA - Ujung musim selalu menghadirkan cerita yang tak terduga bagi setiap tim, terutama ketika jarak poin di klasemen begitu rapat dan peluang lolos ditentukan oleh satu laga terakhir. 

Situasi inilah yang kini menyelimuti Jakarta Livin Mandiri menjelang pekan pamungkas Proliga 2026, saat mereka harus menghadapi Jakarta Electric PLN dalam duel yang tak menyisakan ruang untuk kesalahan. 

Pertandingan ini bukan sekadar soal angka, melainkan tentang harga diri, pembuktian, dan keberanian memutus rantai kegagalan yang membayangi dua musim sebelumnya.

Musim Proliga 2025 lalu menjadi kenangan pahit bagi Wilda Siti Nurfadhilah, yang kini menjadi asisten pelatih Jakarta Livin Mandiri. Kala itu, ia masih berdiri di lapangan, berjuang membawa timnya untuk dapat menembus Final Four. Namun satu kekalahan di laga terakhir kembali memupus harapan.

Livin Mandiri tersingkir dengan selisih tipis di klasemen reguler. Hanya terpaut satu poin dengan Gresik Petrokimia (kini Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia). Poin akhir Livin 18, Gresik 19.

Luka Musim Sebelumnya dan Tekanan Mental

Mimpi itu pun kandas di garis finis. Jika 2025 sudah menyakitkan, musim 2024 juga meninggalkan luka serupa. Sebagai tim pendatang baru, Livin Mandiri gagal menembus Final Four, menduduki peringkat bawah klasemen reguler dan meninggalkan rasa frustrasi yang masih membekas.

Dua musim gagal berturut-turut membuat Proliga 2026 menjadi pertaruhan sekaligus pembuktian. Apakah Livin akan menulis ulang sejarah atau kembali gagal di momen penentu. Tekanan itu terasa semakin berat karena publik kini menunggu jawaban nyata di lapangan.

Musim lalu Livin tersandung inkonsistensi. Kedalaman skuad belum merata, rotasi pemain asing terlambat menyatu, dan tekanan mental di laga krusial membuat performa goyah. Hasilnya, mereka terpeleset tepat di pekan penentuan.

Perbaikan Fondasi dan Harapan Baru

Musim ini, manajemen mencoba memperbaiki fondasi. Rotasi lebih rapi, komposisi lokal-asing lebih seimbang, dan komunikasi tim meningkat. Namun fakta di klasemen tetap sama, mereka masih harus bertarung sampai detik terakhir.

Artinya, beban psikologis belum sepenuhnya hilang. Setiap reli di laga terakhir akan terasa lebih panjang dan setiap kesalahan akan terasa lebih mahal. Situasi ini menuntut kematangan yang tak hanya soal teknik, tetapi juga ketahanan mental.

Tanggung jawab besar kini berada di pundak kapten Yolla Yuliana. Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman, Yolla diharapkan menjadi jangkar mental ketika laga memasuki poin-poin krusial. Kepemimpinannya akan diuji dalam atmosfer pertandingan yang sarat tekanan.

Jika musim lalu Livin sering kehilangan momentum di set akhir, laga kontra Electric PLN akan menuntut hal sebaliknya. Ketenangan, disiplin servis, dan efisiensi serangan. Kesalahan sendiri sekecil apa pun bisa berarti akhir musim.

Tantangan Electric PLN dan Tekad Pembuktian

Electric PLN datang dengan reputasi sebagai tim yang rapi secara sistem permainan. Blok solid, pertahanan ulet, dan transisi cepat kerap menyulitkan lawan. Secara historis, mereka juga lebih konsisten di laga-laga penentuan.

Bagi Livin, mengalahkan Electric PLN nanti berarti mematahkan bukan hanya strategi lawan, tetapi juga keraguan diri sendiri yang menumpuk dari dua musim gagal. Kemenangan akan menjadi simbol bahwa mereka telah tumbuh dan belajar dari pengalaman pahit. Kekalahan, sebaliknya, akan memperpanjang daftar penyesalan.

Bagi Wilda, pertandingan ini seperti kesempatan kedua. Bagi Yolla dan kawan-kawan, laga mendatang adalah soal membuktikan bahwa Livin bukan lagi tim yang selalu gagal di ujung jalan. Karena jika musim 2024 dan 2025 menjadi cerita pahit, maka 1 Maret adalah kesempatan menulis ulang takdir.

Menang, dan mereka hidup. Kalah, musim selesai. Sesederhana, sekaligus sekejam itu.

Jadwal Pekan Terakhir dan Posisi Klasemen

Kamis 26,Februari, 20.30 WIB: Putri – Gresik Phonska Plus vs Jakarta Pertamina Enduro
Jumat 27,Februari, 20.30 WIB: Putri – Jakarta Popsivo Polwan vs Medan Falcons
Sabtu 28,Februari, 20.30 WIB: Putra – Jakarta Garuda Jaya vs Medan Falcons Tirta Bhagasasi
Minggu 1,Maret, 20.30 WIB: Putri – Jakarta Livin Mandiri vs Jakarta Electric PLN

Klasemen Proliga 2026 Putri (Per 22 Februari)

Gresik Phonska Plus (Poin 26)
Jakarta Pertamina Enduro (Poin 24)
Jakarta Electric PLN Mobile (Poin 18)
Jakarta Livin Mandiri (Poin 18)
Jakarta Popsivo Polwan (Poin 17)
Bandung BJB Tandamata (Poin 13)
Medan Falcons (Poin 1)

Situasi klasemen tersebut memperlihatkan betapa ketatnya persaingan menuju fase berikutnya. Selisih tipis membuat satu kemenangan dapat mengubah peta persaingan secara drastis. Karena itu, duel Livin Mandiri kontra Electric PLN bukan sekadar laga biasa, melainkan panggung pembuktian yang menentukan arah masa depan mereka di kompetisi ini.

Terkini