Dansekkau Hadiri Rapim TNI-POLRI 2026 di Istana Negara Jakarta

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:42:58 WIB
Dansekkau Hadiri Rapim TNI-POLRI 2026 di Istana Negara Jakarta

JAKARTA - Komitmen penguatan kedaulatan negara dan stabilitas keamanan nasional kembali ditegaskan dalam pertemuan puncak para petinggi militer dan kepolisian di jantung pemerintahan Indonesia. Di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang, keselarasan langkah antara TNI dan POLRI menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan dan komando strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara, partisipasi pimpinan satuan dalam forum ini menjadi krusial untuk menyerap visi besar pemerintah dalam menghadapi tantangan pertahanan masa depan.

Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan ruang bagi para komandan satuan untuk menyinkronkan kebijakan operasional dengan arahan langsung dari pimpinan tertinggi negara. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap instruksi mengenai pertahanan dan ketertiban umum dapat terimplementasi secara presisi hingga ke level satuan pelaksana di seluruh pelosok negeri.

Kehadiran Pimpinan SEKKAU dalam Forum Strategis Nasional

Sebagai representasi dari lembaga pendidikan kepemimpinan militer, kehadiran Komandan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Dansekkau) dalam forum ini menegaskan peran penting institusi pendidikan dalam mendukung kebijakan nasional. TNI AU - Bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta, Dansekkau Marsma TNI Arief Budiman, ST., PSC (J)., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2026 yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran Dansekkau di Istana Negara merupakan bagian dari barisan pimpinan elit yang dipercaya untuk mengawal arah kebijakan pertahanan udara nasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menhan RI, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Para Pangkotama, Para Pangdam, Para Kapolda serta para Komandan Satuan TNI – POLRI lainnya. Rapat pimpinan tersebut digelar pada hari Senin lalu. Sinergi yang terbangun di antara para pimpinan ini diharapkan mampu menciptakan respons pertahanan yang lebih lincah dan terpadu.

Konsolidasi Internal dan Sinkronisasi Kebijakan Keamanan

Rapim TNI-POLRI 2026 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus memitigasi potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul sepanjang tahun berjalan. Rapim TNI-POLRI merupakan agenda rutin tahunan sebagai forum konsolidasi dan koordinasi strategis antara pimpinan TNI dan POLRI yang membahas isu-isu nasional, keamanan serta kebijakan pertahanan dan ketertiban dalam negeri.

Dalam forum tersebut, pembahasan ditekankan pada penguatan postur pertahanan yang modern dan responsif. Isu-isu sensitif terkait kedaulatan wilayah, keamanan siber, hingga stabilitas ekonomi menjadi poin bahasan yang memerlukan koordinasi lintas sektoral yang kuat antara kepolisian dan militer. Visi Presiden Prabowo dalam forum ini menjadi panduan moral dan teknis bagi para komandan satuan dalam mengoperasionalkan unit-unit di bawah komando mereka.

Implementasi Visi Pertahanan di Lingkungan SEKKAU

Pasca-hadirnya Dansekkau dalam Rapim tersebut, hasil-hasil kesepakatan strategis ini diharapkan dapat diinternalisasi ke dalam kurikulum dan budaya organisasi di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara. Sebagai lembaga yang mencetak calon-calon pemimpin masa depan TNI AU, penajaman visi mengenai kebijakan pertahanan nasional sangat diperlukan agar para siswa perwira memiliki cakrawala berpikir yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

Melalui partisipasi aktif dalam Rapim TNI-POLRI 2026, Dansekkau membawa pulang instruksi penting terkait integritas, profesionalisme, dan efisiensi dalam penggunaan alat utama sistem senjata (Alutsista) serta manajemen sumber daya manusia di lingkungan militer. Kolaborasi strategis ini menjadi kunci bagi Indonesia untuk terus memperkuat daya gentar (deterrence effect) di kawasan Asia Pasifik, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial-ekonomi dengan rasa aman yang terjaga oleh sinergi solid TNI dan POLRI.

Terkini