JAKARTA - Manajemen KAI Divisi Regional Dua Sumatera Barat melaksanakan kegiatan inspeksi mendalam pada seluruh lintasan kereta guna menjamin aspek keamanan serta kenyamanan bagi para pemudik.
Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen perusahaan dalam memberikan layanan prima serta memastikan seluruh operasional sarana dan prasarana dalam kondisi optimal menjelang masa angkutan Lebaran. Peninjauan lapangan yang dilakukan secara menyeluruh tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi serta memitigasi potensi gangguan teknis yang dapat menghambat perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.
Kepala Divre Dua Sumatera Barat menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar dalam setiap operasional transportasi massal berbasis rel di tanah air. Dengan melakukan pemeriksaan dini, pihak KAI dapat memastikan bahwa seluruh komponen mulai dari bantalan rel, sistem persinyalan, hingga jembatan penyeberangan berfungsi dengan sangat baik dan stabil.
Kegiatan inspeksi ini melibatkan tim teknis ahli yang melakukan penyisiran di sepanjang jalur kereta api untuk memastikan tidak ada rintangan alam maupun teknis yang membahayakan. Upaya sterilisasi jalur juga menjadi fokus utama guna memberikan ruang gerak yang aman bagi rangkaian kereta api yang akan beroperasi dengan frekuensi lebih tinggi selama musim mudik.
Pada Kamis 12 Februari 2026 ini, jajaran pimpinan Divre Dua turun langsung menggunakan kereta inspeksi khusus untuk memantau titik-titik rawan yang membutuhkan perhatian ekstra dari tim perawatan. Hasil dari pemantauan lapangan ini akan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan skala kecil maupun besar agar saat hari puncak lebaran tiba, seluruh infrastruktur sudah siap seratus persen.
Optimalisasi Standar Pelayanan Minimal di Seluruh Stasiun Wilayah Divisi Regional Sumatera Barat
Selain fokus pada jalur perlintasan, inspeksi ini juga menyasar kesiapan fasilitas pelayanan di berbagai stasiun keberangkatan maupun kedatangan yang tersebar di wilayah Sumatera Barat secara merata. Standar Pelayanan Minimal atau SPM menjadi acuan utama bagi petugas stasiun dalam memberikan kenyamanan bagi calon penumpang mulai dari area ruang tunggu hingga fasilitas sanitasi yang bersih.
KAI memastikan bahwa seluruh petugas loket, pengamanan, hingga layanan pelanggan telah dibekali dengan instruksi kerja yang jelas untuk menghadapi lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan meningkat. Kesiapan perangkat pendukung seperti mesin cetak tiket mandiri dan sistem informasi jadwal keberangkatan juga dicek secara berkala guna menghindari terjadinya antrean panjang yang menumpuk di stasiun.
Pihak manajemen juga memberikan perhatian khusus pada aksesibilitas bagi penumpang disabilitas serta lansia agar mereka tetap mendapatkan kemudahan selama proses naik dan turun dari rangkaian kereta api. Koordinasi antar unit diperkuat untuk menciptakan suasana stasiun yang tertib, aman, serta kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat yang akan merayakan hari raya di kampung halaman masing-masing.
Mitigasi Gangguan Alam dan Kesiagaan Tim Penjaga Daerah Rawan di Sepanjang Lintasan
Mengingat kondisi geografis Sumatera Barat yang memiliki banyak area perbukitan, KAI menyiagakan tim pemantau khusus pada titik-titik yang dinilai rawan terjadi bencana alam seperti longsor maupun banjir. Material cadangan serta alat berat ditempatkan pada lokasi strategis agar jika terjadi kendala akibat faktor cuaca ekstrem, proses normalisasi jalur dapat dilakukan dengan sangat cepat sekali.
Petugas pemeriksa jalan rel juga meningkatkan intensitas patroli berjalan kaki guna memantau kondisi baut-baut rel serta stabilitas tanah di bawah bantalan kereta api secara lebih mendetail lagi. Kolaborasi dengan masyarakat sekitar jalur kereta api juga dipererat agar warga ikut serta menjaga keamanan lintasan dari tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.
Langkah antisipatif ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama saat musim mudik. KAI optimis dengan persiapan yang matang dan terukur, operasional angkutan Lebaran dua ribu dua puluh enam di wilayah Sumatera Barat akan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti.
Penerapan Protokol Keamanan dan Pengawasan Ketat Terhadap Sarana Gerbong Kereta Api Penumpang
Inspeksi keselamatan tidak hanya berhenti pada jalur dan stasiun, tetapi juga mencakup pemeriksaan kelaikan seluruh gerbong penumpang serta lokomotif yang akan digunakan selama masa angkutan Lebaran nanti. Tim teknisi di depo perawatan melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman, pendingin ruangan, serta fasilitas kelistrikan di dalam kereta agar berfungsi dengan baik selama perjalanan jarak jauh.
Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rangkaian kereta yang keluar dari depo telah dinyatakan lulus uji laik operasional oleh otoritas terkait yang berwenang di bidang transportasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko gangguan teknis saat kereta sedang membawa ratusan penumpang menuju destinasi mereka di berbagai kota di wilayah Sumatera Barat yang cukup luas.
Selain itu, aspek kebersihan interior gerbong juga menjadi prioritas agar penumpang merasa betah dan nyaman selama berada di dalam kereta api hingga sampai ke stasiun tujuan akhir. Petugas kebersihan akan melakukan pembersihan secara intensif di setiap pergantian rute perjalanan guna menjaga standar higienitas yang telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan pusat Kereta Api Indonesia di Jakarta.
Sinergi Instansi Terkait Guna Menjamin Kelancaran Arus Transportasi Selama Masa Mudik Lebaran
Keberhasilan angkutan Lebaran tahun ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara KAI Divre Dua Sumatera Barat dengan jajaran kepolisian, TNI, serta dinas perhubungan daerah setempat. Personel keamanan gabungan akan ditempatkan di berbagai titik perlintasan sebidang yang tidak dijaga guna membantu mengatur arus lalu lintas kendaraan bermotor yang melintasi jalur kereta api tersebut.
Imbauan kepada masyarakat pengguna jalan raya juga terus digencarkan agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang demi menghindari kecelakaan yang fatal dan merugikan banyak pihak. Kedisiplinan pengguna jalan sangat menentukan kelancaran operasional kereta api yang memiliki jadwal keberangkatan serta kedatangan yang sudah diatur dengan sangat ketat dalam sistem aplikasi pusat.
Melalui inspeksi keselamatan yang komprehensif ini, KAI Divre Dua Sumatera Barat berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan dan penuh kegembiraan bagi seluruh pemudik yang merayakan lebaran. Komitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan menjadi motor penggerak bagi seluruh jajaran pegawai KAI untuk bekerja dengan penuh integritas dan dedikasi tinggi di lapangan.