CICIL Capai Rp 3,36 Triliun Fokus Pembiayaan Rantai Pasok

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:01:36 WIB
CICIL Capai Rp 3,36 Triliun Fokus Pembiayaan Rantai Pasok

JAKARTA - PT CICIL Solusi Mitra Teknologi (CICIL), penyelenggara platform pinjaman daring atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI), berhasil mencatatkan kinerja positif yang mengesankan pada awal tahun 2026. 

Hingga Januari 2026, total akumulasi penyaluran dana CICIL tercatat mencapai lebih dari Rp 3,36 triliun. 

Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan momentum pertumbuhannya, setelah mencatatkan penyaluran dana yang signifikan sepanjang tahun 2025.

CICIL yang berfokus pada pembiayaan produktif ini tidak hanya mengalami peningkatan jumlah pendanaan, tetapi juga berhasil mempertahankan kualitas manajemen risiko yang solid, yang tercermin dalam tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman dalam 90 hari (TKB90) yang selalu berada di atas 95 persen. 

Capaian ini mencerminkan strategi yang hati-hati dalam penyaluran dana, sekaligus menggambarkan potensi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Tantangan dan Strategi Pertumbuhan yang Sehat

CICIL tidak hanya berhasil meningkatkan penyaluran dana, tetapi juga mencatatkan peningkatan partisipasi dari pihak pemberi dana (lender). Ini menunjukkan bahwa platform CICIL semakin dipercaya oleh masyarakat, baik oleh individu maupun institusi, yang semakin merasa yakin dengan transparansi dan kinerja yang ditunjukkan oleh perusahaan. 

Dengan lebih dari 1.000 pemberi dana dan lebih dari 62.000 penerima dana, CICIL terus menunjukkan potensi besar dalam industri fintech peer to peer (P2P) lending di Indonesia.

Direktur CICIL, Oki Surya, mengungkapkan bahwa pencapaian ini mencerminkan fokus perusahaan pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

 "Kami memastikan setiap pertumbuhan tetap dibarengi dengan manajemen risiko yang disiplin serta pemantauan portofolio yang ketat," jelas Oki. 

Peningkatan pendanaan ini juga menunjukkan bagaimana strategi penyaluran dana yang tepat telah meningkatkan permintaan pembiayaan produktif di tengah perkembangan pesat sektor fintech.

Fokus pada Pembiayaan Sektor Riil dan Produktif

Dalam rangka memperkuat kinerja positifnya, CICIL terus berfokus pada pembiayaan untuk sektor-sektor produktif dan sektor riil lainnya. Hal ini sejalan dengan komitmen CICIL untuk memberikan solusi pendanaan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. 

CICIL menyadari pentingnya peran sektor riil dalam membangun perekonomian, dan oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk menjadi penghubung yang efektif antara kebutuhan pendanaan dan peluang pertumbuhan bagi para pemberi dana.

Oki Surya menambahkan bahwa optimisme untuk terus melanjutkan kinerja positif ini sangat tinggi, dengan berpegang pada prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan pengguna. Hal ini memberikan keyakinan bagi semua pihak yang terlibat bahwa CICIL dapat terus menyediakan layanan pendanaan yang bermanfaat bagi ekosistem bisnis Indonesia.

Transformasi Model Bisnis CICIL Menuju Pembiayaan Rantai Pasok

CICIL yang awalnya fokus pada pendanaan kebutuhan pendidikan kini sedang bertransformasi menuju model bisnis yang lebih fokus pada pembiayaan produktif, khususnya pembiayaan rantai pasok (supply chain financing) dan pembiayaan ekosistem (ecosystem financing). 

Transformasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung perekonomian Indonesia secara lebih luas dan efektif, khususnya dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM dan memperluas inklusi keuangan di Indonesia.

Dengan lebih dari 60.000 penerima dana dan lebih dari 1.000 pemberi dana, CICIL semakin memperluas jangkauan pembiayaan dan memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian nasional. 

Pendanaan yang telah mencapai lebih dari Rp 3 triliun ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif dan sektor riil lainnya yang menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia.

Sejak 2023, CICIL mulai berfokus pada sektor pembiayaan yang lebih spesifik dan terarah, seperti supply chain financing, yang bertujuan untuk memperlancar proses distribusi dan produksi barang. 

Hal ini penting untuk menciptakan efisiensi dalam ekonomi serta membantu bisnis-bisnis kecil dan menengah dalam mendapatkan akses ke pendanaan yang mereka butuhkan untuk tumbuh.

Komitmen CICIL pada Inklusi Keuangan dan Perekonomian Indonesia

Sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan inklusi keuangan, CICIL terus berupaya menjembatani kesenjangan antara pelaku usaha yang membutuhkan modal dan para pemberi dana yang mencari peluang investasi yang menguntungkan.

 Dengan fokus pada pembiayaan sektor riil, khususnya bagi UMKM yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, CICIL tidak hanya memberikan pinjaman, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan.

CICIL berharap dapat terus menjadi penghubung yang efektif dalam meningkatkan akses keuangan bagi pelaku usaha di berbagai sektor. Dengan fokus pada pembiayaan rantai pasok dan ekosistem bisnis yang lebih luas, CICIL diharapkan dapat terus mendukung perekonomian Indonesia dan membantu mewujudkan pertumbuhan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat.

Terkini