JAKARTA - Kabupaten Kebumen kembali mencatatkan langkah penting dalam transformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Sebanyak 99 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memangku jabatan fungsional di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen secara resmi telah naik jenjang jabatan. Peristiwa ini bukan sekadar seremoni administratif tahunan, melainkan menjadi simbol penguatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan mampu mendongkrak kualitas layanan publik berbasis kinerja dan integritas.
Kenaikan jenjang ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi para pegawai yang telah memenuhi berbagai persyaratan ketat. Seluruh proses transisi jabatan ini dilaksanakan melalui mekanisme penilaian kinerja yang transparan, pemenuhan angka kredit yang akuntabel, serta kelulusan dalam uji kompetensi sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rincian Komposisi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional
Dari total 99 PNS yang menerima kenaikan jenjang tersebut, sektor pendidikan mendominasi komposisi penerima amanah baru. Tercatat sebanyak 70 Guru Ahli Muda yang resmi naik jenjang menjadi Guru Ahli Madya. Langkah ini diharapkan mampu membawa dampak signifikan pada kualitas manajerial dan instruksional di madrasah-madrasah di Kebumen.
Selain itu, terdapat 24 Guru Ahli Pertama yang kini telah naik menjadi Guru Ahli Muda. Tidak hanya di bidang pendidikan, sektor layanan keagamaan pun turut diperkuat dengan adanya 5 orang Penghulu yang naik jenjang dari Penghulu Ahli Muda ke tingkat Penghulu Ahli Madya. Kehadiran para penghulu dengan jenjang lebih tinggi ini diharapkan semakin memantapkan layanan bimbingan masyarakat Islam di wilayah Kebumen.
Pelaksanaan Pelantikan Secara Hybrid di Tengah Digitalisasi
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilaksanakan dengan mengadopsi teknologi digital, yakni secara daring dan luring. Acara pusat diselenggarakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Rabu, 11 Februari 2026.
Sementara itu, para PNS di Kabupaten Kebumen mengikuti kegiatan secara luring dari Aula Kantor Kemenag Kebumen. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat para pejabat fungsional ini mengucapkan sumpah jabatan di hadapan para saksi, yang terdiri dari para Kepala Seksi dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Kebumen. Kehadiran para pimpinan ini memberikan dukungan moral sekaligus penegasan bahwa setiap langkah karier pegawai dipantau secara langsung oleh lembaga.
Pesan Integritas dari Kakanwil Kemenag Jawa Tengah
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, dalam sambutan resminya memberikan penekanan kuat mengenai esensi dari sebuah jabatan. Menurutnya, setiap kenaikan jenjang membawa konsekuensi logis berupa sumpah tanggung jawab yang lebih besar kepada Tuhan dan masyarakat. Ia menuntut adanya integritas, komitmen, serta kesungguhan yang tak tergoyahkan dalam menjalankan amanah jabatan fungsional tersebut.
“Jabatan fungsional merupakan pilihan profesional. Karena itu, tunjukkan kinerja terbaik, tanggung jawab, serta dedikasi dalam mendukung tata kehidupan beragama dan penguatan moderasi beragama,” tegas Saiful Mujab dengan nada yang lugas.
Lebih lanjut, Saiful Mujab mengingatkan agar pencapaian ini tidak hanya berhenti di atas kertas sebagai capaian administratif belaka. Kenaikan jenjang harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan yang lebih prima dan responsif.
Menekankan Nilai Kesederhanaan dan Rendah Hati
Senada dengan Kakanwil, pesan mendalam juga datang dari internal Kemenag Kebumen. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Mulyono, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, memberikan wejangan khusus mengenai perilaku ASN setelah mendapatkan kenaikan jabatan. Ia menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kesederhanaan di tengah peningkatan status jabatan.
Mulyono berpendapat bahwa jabatan baru bukanlah instrumen untuk memupuk kebanggaan diri secara berlebihan. Sebaliknya, hal tersebut adalah ruang ujian bagi kedisiplinan dan profesionalitas seorang abdi negara. Ia menekankan bahwa semakin tinggi jenjang yang diduduki, maka sikap rendah hati dan semangat memberi manfaat luas bagi masyarakat harus semakin ditingkatkan.
“Jabatan bukan ruang untuk berbangga diri. Kenaikan jenjang harus dibarengi peningkatan pelayanan, kedisiplinan, serta sikap rendah hati. Di situlah nilai profesionalitas ASN diuji,” ujar Mulyono dengan penuh penekanan.