Langkah Preventif PT Jasamarga Menangani Pergeseran Tanah Tol Japek

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:56:46 WIB
Langkah Preventif PT Jasamarga Menangani Pergeseran Tanah Tol Japek

JAKARTA - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah memulai upaya penanganan pergeseran tanah yang terjadi di Off Ramp Karawang Barat 2, Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). 

Mengingat pentingnya keselamatan pengguna jalan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap pemantauan kondisi lereng yang dilakukan secara berkala. 

Pergeseran tanah yang dapat membahayakan struktur jalan tol menjadi perhatian utama, dan PT JTT berkomitmen untuk menjaga kestabilan dan keamanan perjalanan, terutama mengingat cuaca yang masih sering mendatangkan curah hujan tinggi di beberapa wilayah.

Sebagai langkah awal penanganan, JTT telah melakukan pembersihan area di sekitar lokasi pergeseran tanah untuk mempersiapkan proses investigasi lebih lanjut. 

Selain itu, penggunaan metode soil investigation dengan borehole dilakukan untuk mengetahui lebih dalam mengenai karakteristik tanah, kedalaman, dan pola pergerakan tanah yang ada. Dari hasil investigasi tersebut, ditemukan dua titik utama yang membutuhkan perhatian lebih dan akan menjadi fokus penanganan lanjutan.

Langkah Penguatan Struktur Lereng untuk Menjaga Stabilitas Tanah

Setelah melakukan investigasi teknis, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melanjutkan penanganan dengan penguatan struktur lereng. Salah satu langkah penting dalam proses ini adalah stake out untuk merencanakan pembangunan saluran baru pada sisi luar serta kaki lereng (slope foot) guna memperbaiki sistem drainase di area tersebut. 

Penguatan ini akan dilakukan dengan memanfaatkan area di luar batas Right of Way (ROW), dengan lebar sekitar ±4,5 meter dari batas ROW, untuk memastikan aliran air yang lebih terkontrol dan stabilitas tanah yang lebih baik.

Penguatan struktur lereng ini menjadi langkah strategis dalam mencegah pergeseran tanah lebih lanjut yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. 

Saluran drainase baru yang direncanakan akan memfasilitasi pengaliran air yang lebih baik, sehingga mengurangi potensi pergerakan tanah akibat genangan air yang bisa memperburuk kondisi lereng.

Pemantauan Intensif untuk Mengantisipasi Potensi Gangguan

Sejak awal, PT Jasa Marga Transjawa Tol telah menjalankan pemantauan yang sangat intensif terhadap kondisi lereng. Pergeseran tanah sering kali dipicu oleh faktor cuaca, khususnya curah hujan yang tinggi. 

Oleh karena itu, dengan adanya potensi cuaca ekstrem yang mempengaruhi stabilitas tanah, pengawasan berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting.

Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menjelaskan bahwa pemantauan yang intensif dilakukan tidak hanya untuk mengidentifikasi dan menangani masalah yang ada, tetapi juga untuk mencegah gangguan layanan. Proses ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan masyarakat yang melintas di ruas tol tersebut.

Dengan langkah-langkah yang diterapkan, PT JTT berusaha memastikan bahwa setiap jalur di tol tetap aman dan dapat dilalui tanpa hambatan, bahkan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. 

Ria menegaskan, setiap perjalanan pengguna jalan tol bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga tentang rasa aman dan kenyamanan selama di perjalanan.

Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat untuk Keamanan Bersama

Selain pemantauan dan perbaikan teknis yang dilakukan oleh PT Jasamarga, perusahaan juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi jalan tol. 

Partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait kondisi jalan sangat membantu tim di lapangan untuk segera menanggapi potensi gangguan yang bisa memengaruhi kelancaran perjalanan.

Pengawasan rutin yang dilakukan oleh petugas dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci untuk mengantisipasi gangguan lebih dini. Ria menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh petugas secara internal, tetapi juga melibatkan masyarakat yang peduli terhadap keamanan jalan. 

Dengan adanya sinergi antara perusahaan dan masyarakat, diharapkan keselamatan pengguna jalan bisa terjamin, dan penanganan gangguan yang muncul dapat segera diatasi.

Ke depannya, PT Jasamarga Transjawa Tol akan terus bekerja keras untuk menjaga infrastruktur jalan tol tetap aman dan nyaman bagi para pengguna, serta berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan dengan prinsip kehati-hatian yang tinggi. 

Setiap langkah yang diambil juga akan dilakukan secara bertahap dan optimal, memastikan agar gangguan yang terjadi dapat diminimalisir dan tidak menghambat mobilitas di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Terkini