Eksodus Emirates: Menakar Nasib 10 Pemain Arsenal di Klub Baru

Rabu, 11 Februari 2026 | 09:58:36 WIB
Eksodus Emirates: Menakar Nasib 10 Pemain Arsenal di Klub Baru

JAKARTA - Menjadi bagian dari skuat Arsenal di tengah performa impresif mereka dalam perburuan gelar Premier League adalah impian banyak pesepak bola. Namun, tingginya standar yang ditetapkan manajer dan ketatnya persaingan internal membuat Emirates Stadium tidak lagi menjadi tempat yang ramah bagi semua orang. Musim panas lalu menjadi titik balik bagi sejumlah nama yang memutuskan untuk mencari peruntungan di luar London Utara. Ketika The Gunners kini terbang tinggi dengan tambahan amunisi baru seperti Martin Zubimendi dan Viktor Gyokeres, muncul pertanyaan menarik: bagaimana nasib mereka yang memilih pergi?

Keputusan meninggalkan klub yang sedang berada di jalur juara tentu bukan perkara mudah. Bagi sebagian pemain, kepindahan ini menjadi berkah yang menghidupkan kembali karier mereka, namun bagi yang lain, tantangan di klub baru justru terasa lebih berat. Dinamika transfer ini menunjukkan bahwa kedalaman skuat adalah kunci, dan Arsenal telah melakukan perombakan besar untuk mencapai level konsistensi yang mereka miliki saat ini. Mari kita bedah bagaimana perjalanan para mantan penggawa Meriam London tersebut di destinasi barunya masing-masing.

Kejayaan Jorginho di Tanah Brasil Bersama Flamengo

Langkah mengejutkan diambil Arsenal saat memberikan lampu hijau bagi Jorginho untuk hengkang lebih awal. Gelandang elegan ini memilih pulang ke tanah kelahirannya untuk bergabung dengan raksasa Brasil, Flamengo, tepat sebelum ajang Piala Dunia Antarklub dimulai. Meski timnya harus terhenti di babak 16 besar turnamen tersebut, adaptasi Jorginho di sepak bola Amerika Selatan terbilang sangat fenomenal dan melampaui ekspektasi banyak pihak.

Sepanjang tahun 2025, Jorginho menjadi sosok sentral yang mengantarkan Flamengo merajai kompetisi domestik dan kontinental. Ia sukses mengawinkan gelar Serie A Brasil dengan trofi bergengsi Copa Libertadores. Memasuki kalender kompetisi 2026, Jorginho tetap menjadi pilar tak tergantikan dengan catatan lebih dari 30 penampilan dan kontribusi lima gol. Keputusannya meninggalkan Premier League terbukti berbuah manis dengan raihan trofi yang sulit ia dapatkan di pengujung karier Eropanya.

Kepulangan Emosional Kieran Tierney ke Celtic Park

Kieran Tierney akhirnya mengakhiri masa baktinya bersama Arsenal setelah sempat mencicipi pengalaman di Spanyol bersama Real Sociedad. Bek kiri asal Skotlandia ini memilih jalan pulang ke klub masa kecilnya, Celtic, melalui kesepakatan pra-kontrak. Langkah ini seolah menjadi terapi bagi kariernya yang sempat terhambat oleh kebijakan rotasi di Emirates Stadium. Di Glasgow, Tierney kembali menemukan kegembiraan bermain sepak bola secara reguler.

Statistik menunjukkan bahwa Tierney berada di ambang catatan penampilan terbaiknya dalam semusim. Ia hanya membutuhkan dua pertandingan lagi untuk menyamai rekor 38 penampilannya saat membela Arsenal pada musim 2020-21. Meski rutin menyumbangkan gol dan assist dari sisi kiri pertahanan, tantangan besar masih membayangi karena performa kolektif Celtic yang belum sepenuhnya konsisten. Saat ini, timnya masih tertahan di posisi ketiga klasemen Liga Skotlandia, namun secara individu, Tierney telah berhasil membuktikan bahwa kualitasnya belum pudar.

Babak Baru Takehiro Tomiyasu di Eredivisie Bersama Ajax

Nasib kurang beruntung sempat menimpa Takehiro Tomiyasu pada Juli lalu. Arsenal terpaksa mengakhiri kerja sama dengan bek serba bisa asal Jepang tersebut akibat masalah cedera yang terus berulang dan menghambat kontribusinya bagi tim. Tomiyasu sempat berstatus tanpa klub selama beberapa bulan sebelum akhirnya Ajax Amsterdam datang memberikan tawaran kontrak pada Desember 2025 untuk mengarungi paruh kedua musim ini.

Bergabung dengan Ajax menjadi kesempatan emas bagi Tomiyasu untuk membuktikan ketangguhan fisiknya di liga yang memiliki intensitas berbeda dengan Premier League. Di Belanda, ia diharapkan mampu menjadi pilar di lini belakang De Godenzonen yang sedang berusaha memperbaiki performa mereka di Eredivisie. Bagi Tomiyasu, Ajax bukan sekadar klub baru, melainkan panggung untuk melakukan rebrand karier dan melepaskan label "pemain rentan cedera" yang melekat padanya selama di London.

Dampak Perombakan Skuat Terhadap Kedalaman Tim Arsenal

Kepergian nama-nama di atas tidak lepas dari strategi jangka panjang klub untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan. Masuknya pemain dengan profil seperti Martin Zubimendi memberikan stabilitas baru di lini tengah yang sebelumnya diisi oleh Jorginho. Begitu pula dengan kehadiran penyerang tajam seperti Viktor Gyokeres yang membuat lini depan Arsenal semakin klinis dan menakutkan bagi lawan.

Perombakan ini menunjukkan bahwa Arsenal saat ini sudah berada di level di mana mereka tidak lagi ragu untuk melepas pemain senior demi memberikan ruang bagi talenta yang lebih sesuai dengan skema modern. Keputusan-keputusan sulit di bursa transfer musim panas lalu kini mulai membuahkan hasil, dengan Arsenal yang tetap kokoh di posisi terdepan perburuan gelar juara. Bagi para pemain yang pergi, sukses atau meredupnya mereka di klub baru menjadi bagian dari dinamika tak terpisahkan dalam dunia sepak bola profesional.

Terkini