JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) terus memperkuat infrastruktur dan layanan digitalnya melalui belanja modal besar sepanjang 2025.
Perusahaan menghabiskan Rp13,28 triliun untuk pengembangan jaringan, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Strategi ini menegaskan komitmen Indosat dalam menghadirkan layanan telekomunikasi yang lebih luas dan andal bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
Pertumbuhan capex Indosat bukan sekadar angka, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas jaringan 4G dan 5G.
Dengan belanja modal yang meningkat 33,73% dari 2024, perusahaan menunjukkan fokusnya pada transformasi digital. Sekitar 78,6% dari pengeluaran dialokasikan untuk bisnis seluler, sementara sisanya mendukung layanan multimedia, komunikasi data, dan telekomunikasi tetap.
Ekspansi jaringan menjadi prioritas utama. Hingga akhir 2025, Indosat mengoperasikan sekitar 213.898 BTS 4G, meningkat 18.000 unit dari tahun sebelumnya.
Untuk jaringan 5G, Indosat mengalami lompatan besar, dari 107 BTS menjadi 6.872 BTS 5G. Pertumbuhan ini menandai kesiapan perusahaan menghadapi peningkatan permintaan layanan data yang terus meningkat setiap tahun.
Capex Untuk Mendukung Layanan Seluler
Mayoritas capex Indosat difokuskan untuk memperkuat layanan seluler yang menjadi tulang punggung perusahaan. Layanan ini mencakup perluasan kapasitas BTS, peningkatan kualitas sinyal, serta adopsi teknologi baru.
“Sekitar 78,6% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular untuk mendukung permintaan layanan data dan sisanya dialokasikan pada pengeluaran modal untuk MIDI dan telekomunikasi tetap,” tulis manajemen.
Investasi ini juga bertujuan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui kecepatan internet yang lebih stabil. Indosat menilai bahwa penguatan jaringan akan mendukung layanan nilai tambah yang kian diminati pelanggan. Dengan demikian, strategi capex bukan hanya memperluas jangkauan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan.
Peningkatan layanan seluler juga menandakan kesiapan Indosat menghadapi kompetisi di pasar telekomunikasi. Infrastruktur yang kuat diharapkan mampu menarik pelanggan baru sekaligus mempertahankan basis pelanggan eksisting. Fokus pada jaringan menjadi pilar utama ekspansi perusahaan.
Kinerja Keuangan Indosat Tumbuh Positif
Selain ekspansi jaringan, kinerja keuangan Indosat menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Laba bersih perusahaan naik 12,2% menjadi Rp5,5 triliun, menegaskan fundamental yang solid. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan pendapatan, efisiensi beban karyawan, pemasaran, serta pengelolaan operasional yang lebih efektif.
EBITDA Indosat juga mencatat pertumbuhan sebesar 0,8% menjadi Rp26,59 triliun dengan margin EBITDA 47,1%. Angka ini menunjukkan kemampuan perusahaan mengelola pendapatan secara efisien meski biaya operasional meningkat. Laba bersih yang tumbuh menandai keberhasilan Indosat dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham dan pelanggan.
Pertumbuhan laba bersih disertai peningkatan pendapatan tipis 1,1% YoY dari Rp55,88 triliun menjadi Rp56,51 triliun. Segmen selular menyumbang Rp47,35 triliun, sementara MIDI dan telekomunikasi tetap masing-masing Rp8,34 triliun dan Rp817,6 miliar. Pertumbuhan pendapatan ini mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam menjaga layanan tetap relevan di pasar yang kompetitif.
Ekspansi Jaringan 4G dan 5G
Peningkatan jumlah BTS menjadi indikator nyata ekspansi jaringan Indosat. BTS 4G bertambah 18.000 unit, sedangkan BTS 5G meningkat drastis menjadi 6.872 unit. Pertumbuhan jaringan ini diharapkan mampu menampung lonjakan pengguna layanan data dan internet di berbagai kota.
Ekspansi 5G menjadi prioritas karena permintaan pelanggan terhadap kecepatan dan kualitas data meningkat pesat. Indosat melihat teknologi ini sebagai peluang untuk memperluas layanan digital, termasuk layanan streaming, gaming, dan solusi bisnis. Perusahaan menargetkan layanan 5G semakin merata, menjangkau pelanggan di wilayah perkotaan maupun pinggiran.
Selain itu, pembangunan BTS baru tidak hanya meningkatkan kapasitas, tetapi juga menurunkan gangguan jaringan. Kualitas sinyal yang lebih stabil diharapkan mendorong pengalaman pengguna yang lebih baik. Strategi ini sekaligus memperkuat posisi Indosat sebagai penyedia layanan telekomunikasi unggulan.
Strategi Laba Bersih dan Pendapatan
Indosat berhasil mempertahankan pertumbuhan laba bersih melalui pengelolaan biaya dan pendapatan yang cermat. Kenaikan pendapatan seluler sebesar 0,7% didorong oleh layanan nilai tambah. Pendapatan MIDI tumbuh 4,5%, diimbangi penurunan pendapatan telekomunikasi tetap.
Manajemen menekankan pentingnya efisiensi operasional untuk mendukung profitabilitas. Penurunan beban karyawan, pemasaran, dan beban lain-lain neto membantu meningkatkan laba bersih. Pendapatan yang tumbuh positif, meskipun tipis, menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga stabilitas finansial.
Indosat memanfaatkan pertumbuhan laba untuk reinvestasi, memperkuat jaringan, serta memperluas layanan digital. Langkah ini memastikan perusahaan mampu menghadapi kompetisi dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Strategi laba bersih dan capex berjalan beriringan untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan.
Komitmen Indosat untuk Ekspansi Berkelanjutan
Investasi besar pada 2025 mencerminkan komitmen Indosat dalam membangun infrastruktur dan layanan berkualitas. Pengembangan jaringan, efisiensi operasional, dan inovasi layanan digital menjadi fokus utama. Strategi ini menegaskan tujuan perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar telekomunikasi nasional.
Indosat menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas jaringan dan layanan pelanggan. Investasi di 4G dan 5G dipadukan dengan strategi keuangan yang sehat, menjaga fundamental perusahaan tetap solid. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa Indosat siap memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Dengan capex Rp13,28 triliun, ekspansi jaringan 4G dan 5G, serta pertumbuhan laba bersih, Indosat menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pelanggan modern.
Strategi ini juga memastikan perusahaan tetap kompetitif dan relevan di era digital. Ke depannya, Indosat akan terus menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan telekomunikasi yang handal dan inovatif bagi seluruh pelanggan di Indonesia.