JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan secara aktif memfasilitasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk mempromosikan produk unggulan mereka melalui ajang pameran internasional.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan nilai tambah komoditas hasil perkebunan agar mampu menembus pasar global dengan kualitas yang sangat kompetitif.
Berdasarkan laporan pada Selasa 10 Februari 2026 fasilitasi ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi para perajin dan pengusaha lokal dalam memperluas jejaring bisnis serta menarik minat calon pembeli internasional.
Kehadiran produk-produk berbasis kelapa sawit dan komoditas perkebunan lainnya di ajang Inacraft diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap kegunaan turunan hasil bumi yang kini semakin inovatif dan beragam.
Partisipasi para pelaku usaha ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya hilirisasi produk perkebunan demi meningkatkan kesejahteraan para petani serta menguatkan struktur ekonomi kerakyatan di berbagai daerah pelosok Indonesia.
Pemerintah melalui lembaga tersebut memberikan dukungan penuh mulai dari penyediaan stan pameran hingga pendampingan teknis mengenai standar kualitas ekspor bagi setiap peserta yang terpilih mengikuti ajang bergengsi tersebut.
Strategi Perluasan Pasar Produk Turunan Perkebunan Nasional
Upaya pemberdayaan ini difokuskan pada transformasi bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai seni dan kegunaan tinggi seperti kerajinan tangan, produk kecantikan, hingga berbagai jenis perlengkapan rumah tangga.
Dengan melibatkan para pelaku UMKM secara langsung diharapkan rantai pasok industri perkebunan menjadi lebih inklusif dan memberikan dampak ekonomi yang merata bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor agribisnis.
Promosi yang gencar melalui pameran berskala besar seperti ini diyakini mampu meningkatkan volume penjualan serta memperkuat posisi merek lokal di tengah persaingan produk kreatif yang semakin ketat di level dunia.
Peningkatan Kualitas Dan Inovasi Produk Kreatif Lokal
Para pelaku usaha didorong untuk terus melakukan inovasi dalam desain serta teknik produksi agar produk yang dihasilkan tetap relevan dengan selera pasar modern tanpa menghilangkan nilai kearifan lokal yang unik.
Pendampingan yang diberikan mencakup aspek desain kemasan hingga strategi pemasaran digital guna memastikan produk UMKM sektor perkebunan dapat diakses dengan mudah oleh konsumen dari berbagai belahan dunia manapun.
Inovasi produk yang ramah lingkungan juga menjadi nilai jual tambahan bagi para perajin seiring dengan meningkatnya tren penggunaan produk berkelanjutan di kalangan masyarakat global yang semakin peduli terhadap kelestarian ekosistem alam.
Dampak Ekonomi Bagi Komunitas Petani Dan Perajin
Keterlibatan UMKM dalam pameran internasional ini memberikan harapan baru bagi komunitas petani untuk tidak lagi bergantung hanya pada penjualan bahan mentah yang harganya seringkali mengalami fluktuasi tajam di pasar internasional.
Melalui hilirisasi skala kecil pendapatan rumah tangga para perajin di sekitar wilayah perkebunan diharapkan dapat meningkat signifikan seiring dengan bertambahnya pesanan baik dari pasar domestik maupun dari pasar mancanegara.
Keberhasilan para peserta dalam ajang ini akan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berkarya dan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah di tanah air dengan cara yang lebih kreatif.
Sinergi Kelembagaan Demi Keberlanjutan Program Pemberdayaan
Koordinasi antara kementerian terkait dengan lembaga pengelola dana menjadi kunci utama dalam memastikan program fasilitasi ini berjalan dengan efektif dan tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan dukungan akses pasar.
Evaluasi terhadap hasil pameran akan dilakukan guna menentukan langkah strategis selanjutnya dalam membina para pelaku UMKM agar mereka naik kelas menjadi eksportir mandiri yang handal dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai terobosan kebijakan yang mendukung ekosistem usaha kecil agar tetap tangguh menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis melalui pemanfaatan dana perkebunan yang akuntabel.
Melalui semangat kolaborasi ini diharapkan sektor perkebunan Indonesia tidak hanya dikenal sebagai produsen komoditas terbesar tetapi juga sebagai pusat produk kreatif berkualitas yang diakui oleh masyarakat dunia secara luas dan profesional.