JAKARTA - Seluruh operator penyedia bahan bakar di Indonesia melakukan penyesuaian tarif jual terbaru.
Kebijakan penurunan harga ini secara resmi mulai diberlakukan pada seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum.
Para pengendara kini dapat menikmati harga yang lebih kompetitif untuk berbagai jenis produk bahan bakar minyak.
Penurunan Harga Produk Unggulan Pertamina Di Seluruh Wilayah Indonesia
PT Pertamina Patra Niaga mencatatkan penurunan harga yang cukup signifikan untuk produk nonsubsidi di awal bulan.
Jenis Pertamax kini dibanderol seharga Rp 11.800 per liter, mengalami penurunan dari harga sebelumnya yakni Rp 12.350.
Pembaruan data harga ini terpantau efektif berjalan mulai pada hari Senin 9 Februari 2026 di seluruh gerai.
Rincian Harga Bahan Bakar Minyak Pada SPBU Shell Dan BP
Operator swasta seperti Shell juga mengikuti langkah penyesuaian dengan menurunkan harga Shell Super menjadi Rp 12.050.
Sementara itu, produk Shell V-Power kini dipasarkan dengan harga baru Rp 12.500 per liter bagi para pelanggan.
BP-AKR turut menetapkan harga BP 92 setara dengan kompetitornya yakni pada angka Rp 12.050 untuk wilayah Jakarta.
Daftar Tarif Terbaru Untuk Produk Diesel Dan Pertamax Turbo
Bagi pengguna kendaraan bermesin diesel, harga Dexlite mengalami penurunan menjadi Rp 13.250 per liter dari tarif lama.
Produk unggulan Pertamina Dex juga terkoreksi turun menjadi Rp 13.500 per liter sebagai bagian dari strategi pasar.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus mengawasi fluktuasi harga ini agar tetap dalam koridor regulasi pemerintah.
Persaingan Harga Di SPBU Vivo Dan Ketersediaan Stok Revvo
SPBU Vivo kembali menghadirkan produk Revvo 95 dengan harga Rp 12.500 per liter setelah sempat mengalami keterbatasan stok.
Untuk varian Revvo 92, pengelola menetapkan harga jual sebesar Rp 12.050 per liter mengikuti tren penurunan pasar global.
Langkah penyesuaian harga ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
Optimisme Konsumsi Bahan Bakar Menjelang Periode Hari Besar Keagamaan
Penurunan harga bahan bakar minyak ini disambut baik oleh para pelaku usaha logistik dan masyarakat luas lainnya.
Stabilitas harga energi menjadi faktor krusial dalam menjaga tingkat inflasi daerah tetap berada pada batas aman.
Pemerintah menjamin bahwa meskipun harga nonsubsidi turun, pasokan bahan bakar subsidi seperti Pertalite tetap aman tersedia.
Pihak operator memastikan seluruh papan informasi harga di SPBU telah diperbarui sejak Senin 9 Februari 2026 pagi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau aplikasi resmi masing-masing penyalur guna mendapatkan informasi harga paling akurat di wilayahnya.
Tren penurunan harga ini diprediksi akan bertahan stabil jika kondisi minyak mentah dunia tidak mengalami gejolak besar.